Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.
    Tampilkan postingan dengan label Fenomena. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Fenomena. Tampilkan semua postingan

    Inilah Alasan Mengapa Air Laut Berwarna Biru

    MENGAPA AIR LAUT BERWARNA BIRU ? Alasan air laut berwarna biru pada dasarnya, air tidak memiliki warna. Air hanya menyerap cahaya yang kemudian merefleksikannya. Ada satu pertannya yang sering di ajukan mengenai laut, adalah mengenai warnanya.

    "Mengapa Laut Nampak Biru?"

    Ada Dua proses optik utama pada air laut, dan zat terlarut atau tersuspensi dalam air laut, saat berinteraksi dengan cahaya yang masuk dari matahari. Dua proses ini adalah penyerapan (absorption) dan hamburan (scattering). Di atmosfer, alasan utama bahwa langit berwarna biru adalah disebabkan oleh hamburan cahaya Dilaut, cara utama air berinteraksi adalah dengan penyerapan cahaya, Air menyerap cahaya merah, dan pada tingkat lebih rendah, air juga menyerap cahaya merah, dan pada tingkat lebih remdah, air juga menyerap cahaya kuning dan hijau, menyebabkan warnanya bisa berubah ubah tergantung kedalaman dan tempatnya. Warna biru merupakan warna yang paling di serap oleh air, sehingga air nampak berwarna biru.
    Singkatnya, semakin dalam kedalaman laut, semakin ia berwarna kebiruan.

    Diagram di atas menujukkan kedalaman cahaya yang akan menembus di air laut. Karena cahaya merah di serap kuat, menjadikannya hilang, dan cahaya biru terus menembus masuk kedalam. Dari diagram tersebut juga menjadi alasan kenapa air di dalam bak mandi berwarna putih, di karenakan semua cahaya masih di terserap oleh air sehingga membuat warnanya nampak putih. Sementara saat matahari mulai terbenam dan terbit, air laut akan kelihatan merah di permukaanya dikarenakan penyerapan cahaya tersebut.

    Warna yang berbeda pada laut, sungai dan danau juga di sebabkan oleh tanaman yang hidup di dasarnya seperti alga yang terdapat pada laut merah, dan pada danau biasanya adalah lumut sehingga menjadi warna hijau dan endapan yang terbawa di dalam air. seperti warna coklat yang merupakan endapan yang terbawa dari sungai, sehingga membuat warnanya nampak keruh. sumber

    Alasan Mengapa Air Laut Rasanya Asin

    MENGAPA AIR LAUT RASANYA ASIN ?

    fenomena air laut kenapa rasannya asin, berikut peneturannya.

    Sebetulnya rasa asin pada air laut berasal dari daratan, kronologisnya begini... Pada saat terjadi hujan di daratan air akan meresap dalam tanah dan sedikit demi sedikit akan keluar lagi melalui sungai - sungai dan akhirnya mencapai laut. Nah pada saat perjalanan menuju ke laut tersebut air dari daratan juga membawa garam - garam mineral sehingga laut di penuhi garam - garam mineral.

    Kita mengetahui laut mempunyai permukaan yang sangat luas sehingga hal ini menjadi salah satu faktor penguapan yang cukup besar, pada saat air laut menguap hanyalah H2O (air) sedang garam garam mineral tetap tinggal bersama air laut, begitulah lambat laun sehingga air laut rasanya asin. kadar keasinan air laut ini dipengaruhi oleh faktor suhu, biasanya semakin panas daerah tersebut air lautnya semakin asin.

    Air laut memiliki kadar garam rata - rata 3.5%. Artinya dalam 2,5 liter (2500 ml) air laut terdapat 60 gram garam (terutama, namun tidak seluruhnya, garam dapur/NaCI).

    Walaupun kebanyakan air laut di dunia memiliki kadar garam sekitar 3,5%, air laut juga berbeda-beda kandungan garamnya. Yang paling tawar adalah di timur teluk finlandia dan di utara Teluk Bothnia, keduanya bagian dari Laut Baltik. Yang paling asin adalah Laut Merah, dimana suhu tinggi dan sirkulasi terbatas membuat penguapan tinggi dan sedikit masukan air dari sungai-sungai. kadar garam di beberapa danau dapat lebih tinggi lagi.

    Air laut memiliki kadar garam karena bumi dipenuhi dengan garam mineral yang terdapat dalam batu-batuan dan tanah. Contohnya natrium, kalium, kasium, dll. Apabila air sungai mengalir ke lautan, air tesebut membawa garam. Ombak laut yang memukul pantai juga dapat menghasilkan garam yang terdapat pada batu - batuan. Lama-kelamaan air laut menjadi asin karena banyak mengandung garam.

    Alasan Mengapa Air Di Danau Tidak Berasa Asin Seperti Pada Air Laut

    ALASAN MENGAPA AIR DI DANAU TIDAK ASIN SEPERTI PADA AIR LAUT

    Post ini sebenarnya adalah sambungan post sebelumnya yaitu

    "ALASAN MENGAPA AIR LAUT RASANYA ASIN ?"
    yg sebenarnya awalnya saya mau gabung menjadi 1 satu posting tapi karna saya berpikiran mungkin lebih baiknya kalau saya bagi menjadi beberapa bagian yah... Oke bagi yg belum membaca artikel sebelumnya sambungan dari artikel ini silahkan buka link diatas, bagi yang sudah maka langsung saja kita bahas judul post diatas..

    Mengapa Air danau rasanya tidak asin seperti pada air laut ?

    mungkin ada diantara sobat yang bertanya seperti itu ? Atau ada juga yg bertanya yg mirip dengan pertanyaan demikian yaitu mengapa air laut terdapat perbedaan dengan air di danau ?

    Jawabannya adalah karena permukaan air danau tidak cukup luas seperti pada lautan sehingga penguapannya tidak begitu besar, maksudnya air yang menguap dengan air yang masuk ke danau masih balance dan sumber mineralnya sangat terbatas beda dengan laut yang sumber mineralnya dari berbagai penjuru dunia menjadi satu, sedangkan kita ketahui bersama bahwa garam itu pembentuknya adalah mineral.. Tapi sebenarnya air danau juga mempunyai kandungan garam kok, tapi cuma sedikit sehingga tidak terasa asin seperti yg ada pada air di lautan.

    So, jadi sekarang anda sudah tahukan Mengapa Menapa Air Di Danau Tidak Berasa Asin Seperti Pada Air Laut?

    Fenomena Unik Di Lautan


    Tema Post kali ini adalah membahas tentang fenomena alam air laut, yg saya bagi menjadi 2 bagian,

    Oke langsung saja kita kupas satu persatu :

    ALASAN AIR LAUT RASANYA ASIN ?

    ALASAN AIR LAUT WARNANYA BIRU

    O iya kemarin saya juga mendapat pertanyaan yg sama tentang fenomena alam tapi mengenai air danau, yaitu mengapa air danau rasanya tidak asin seperti pada air laut ? Mungkin anda belum tahu kan ? Klw ya, silahkan buka link di bawah ini :

    ALASAN AIR DANAU TIDAK ASIN

    disitu berisi penjelasan singkat kawan.

    Oke sekian post kali ini, dan terima kasih atas waktunya telah meluangkan waktu anda membacanya !

    Selamat Membaca kawan!

    Alasan Mengapa matahari terlihat kemerahan saat terbit dan terbenam

    Anda tentu bisa melihat bahwa warna matahari saat terbit dan tenggelam adalah sama, yaitu berwarna kemerahan, dan bentuk matahari menjadi lebih besar dari biasanya. Mengapa kok bisa begitu?.

    Berikut ini mungkin adalah analisa yang bisa menjelaskan itu semua.

    Saat matahari terbit dan terbenam maka langit sebagian akan berwarna berwarna merah, langit berwarna biru, dan cahaya langit terpolarisasi (paling tidak sebagian). Fenomena ini dapat dijelaskan atas dasar penghamburan cahaya oleh molekul atmosfer. Penghamburan cahaya oleh atmosfer bumi bergantung kepada panjang gelombang. Untuk partikel-partikel yang jauh lebih kecil dari panjang gelombang cahaya (seperti molekul udara), partikel-pertikel tersebut tidak merupakan rintangan yang besar bagi panjang gelombang yang panjang dibandingkan bagi yang pendek. Penghamburan berkurang, cahaya merah dan jingga dihamburkan lebih sedikit dari biru dan ungu, yang merupakan penyebab langit berwarna biru. Pada saat matahari terbenam, dipihak lain, berkas cahaya matahari melewati panjang atmosfer maksimum. Banyak dari warna biru yang telah dikeluarkan dengan penghamburan. Cahaya yang mencapai permukaan bumi berarti kekurangan biru, yang merupakan alasan matahari terbenam berwarna kemerahan.

    Langit hanya berwarna biru di siang hari. Ada beberapa sebab mengapa langit saat itu berwarna biru. Bumi diselubungi lapisan udara yang disebut atmosfer. Walaupun tidak tampak, udara sebenarnya terdiri atas partikel-partikel kecil. Cahaya dari matahari dihamburkan oleh partikel-partikel kecil dalam atmosfer itu. Tetapi kita tahu, cahaya dari matahari terdiri dari paduan semua warna, dari merah, kuning, hijau, biru, hingga ungu. Warna-warna itu memiliki frekuensi yang berbeda. Merah memiliki frekuensi yang lebih kecil dari kuning, kuning lebih kecil dari hijau, hijau lebih kecil dari biru, biru lebih kecil dari ungu. Semakin besar frekuensi cahaya, semakin kuat cahaya itu dihamburkan. Warna langit adalah sebagian cahaya matahari yang dihamburkan. Karena yang paling banyak dihamburkan adalah warna berfrekuensi tinggi (hijau, biru, dan ungu), maka langit memiliki campuran warna-warna itu, yang kalau dipadukan menjadi biru terang. Karena warna biru banyak dihamburkan, maka warna matahari tidak putih sempurna, seperti yang seharusnya terjadi jika semua warna dipadukan. Warna matahari menjadi sedikit agak jingga. Pada sore hari, sering matahari berubah warna menjadi merah. Pada saat itu, sinar matahari yang sudah miring menempuh jarak lebih jauh untuk mencapai mata kita, sehingga semakin banyak cahaya yang dihamburkan. Sehingga yang banyak tersisa adalah cahaya frekuensi rendah, yaitu merah. Di bulan dan di planet yang tidak memiliki atmosfir, cahaya matahari tidak dihamburkan, sehingga langit selalu berwarna hitam, walaupun di siang hari. Efek Tyndall juga dapat menerangkan mengapa langit pada siang hari berwarna biru, sedangkan ketika matahari terbenam di ufuk barat berwarna jingga atau merah. Hal tersebut dikarenakan penghamburan cahaya matahari oleh partikel-partikel koloid di angkasa, dan tidak semua frekuensi sinar matahari dihamburkan dengan intensitas yang sama. Oleh karena intensitas cahaya berbanding lurus dengan frekuensi, maka ketika matahari melintas di atas kita, frekuensi paling tinggilah yang banyak sampai ke mata kita, sehingga kita melihat langit biru.
    Ketika matahari hampir terbenam, hamburan cahaya yang frekuensinya yang rendahlah yang lebih banyak sampai ke kita, sehingga kita menyaksikan langit berwarna jingga atau merah. Kita ingat untaian cahaya tampak dalam spektrum cahaya, merah-jingga-kuning-hijau-biru-ungu. Dari urutan merah sampai ungu, frekuensinya semakin tinggi. Jadi warna-warna yang mendekati merah memiliki frekuensi cahaya tinggi, dan warna-warna yang mendekati ungu memiliki frekuensi cahaya rendah.
    sumber

     
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. WE MEDIA 777 - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger